Sabtu, 07 April 2018

DISKUSI HARIAN (RI BUKA PELUANG IMPOR DAGING SAPI DARI BRAZIL JELANG PUASA)


RI Buka Peluang Impor Daging Sapi dari Brazil Jelang Puasa
(Sumber: Preseidem RI.co.id, CNN Indonesia, Kompas.com)





PRO:



Pemerintah berencana mengimpor daging selain dari Australia juga mengimpor dari Brazil. Sapi yang diimpor tetap berupa sapi bakalan, sesuai dengan kewajiban yang tertera pada UU No.41 Tahun 2014 . Tujuan dari impor daging ini yaitu agar bisa mendapatkan pasokan daging yang lebih murah. Pemerintah ingin agar harga daging sapi bisa turun dibawah harga Rp.100.000/kg sebelum bulan ramadhan . Mengingat persediaan suplai daging disaat permintaan naik tinggi sangat penting untuk menstabilkan harga bahan pokok yang bergejolak setiap kali memasuki bulan ramadhan sampai hari raya Idul Fitri.
Menurut Tomas Hermawan selaku ketua umum gabungan pengusaha makanan dan minuman Indonesia menyatakan bahwa impor daging dari Brazil dibutuhkan karena pasokan daging dalam negeri masih belum mencukupi dan harga daging dari Brazil lebih murah daripada Negara lainnya. Terkait dengan kurangnya pasokan daging sapi lokal, praktisi pertanian dan peternakan, F. Rahardi menyatakan bahwa hal yang menjadi penyebab pasokan yaitu harga yang tak kunjung mengalami penurunan akibat tingginya harga daging sapi hidup di dunia pada sekitar bulan ramadhan. Dengan demikian, kami menyetujui adanya impor daging sapi dari Brazil jelang puasa diharapkan dengan adanya ini dapat menekan harga daging sapi yang melonjak tinggi sehingga dapat mensejahterakan masyarakat.

KONTRA:
            Dengan adanya rencana impor daging sapi dari Brazil akan mengakibatkan ketidakmandirian peternak sapi lokal, karena para peternak sapi akan selalu menggantungkan pada impor tersebut. Selain itu, peternak sapi potong akan merasa dirugikan karena harga daging sapi yang dijual olehnya lebih mahal dibandingkan dengan harga daging sapi impor. Disamping itu, dalam proses pemotongan sapi impor masih diragukan kehalalannya, maksudnya apakah proses pemotongan tersebut sudah sesuai dengan syariat Islam atau belum. Karena daging sapi nantinya akan dikonsumsi oleh masyarakat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Dalam peraturan mentri perdagangan No.37 tahun 2016 “tentang ketentuan ekspor dan impor produk hewan disebutkan bahwa salah satu yang dapat diimpor oleh importir adalah sapi dalam keadaan hidup dan siap dipotong untuk dagingnya siap dijual kepasar”. Dengan adanya peraturan tersebut bahwa yang seharusnya diimpor adalah sapi yang masih hidup, bukan dagingnya.
            Teguh Boediyana selaku ketua umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) justru mempertanyakan kebijakan baru yang dibuat oleh pemerintah ini. Menurutnya membuka daging sapi impor ke pasar tradisional menunjukkan sikap pemerintah yang tidak konsisten soal swasembada sapi.
            Seharusnya pemerintah lebih menekankan kebijakan yang bersifat mendukung peternak lokal, seperti pemerintah harus konsisten terhadap kebijakan swasembada sapi, yaitu memberikan sapi kepada peternak sapi sehingga para peternak menghasilkan daging sapi yang banyak. Dan juga memberi dorongan kepada peternak agar lebih termotivasi untuk mengelola sapi dengan baik.  


Sabtu, 31 Maret 2018

MENPERIN TEGASKAN IMPOR GARAM UNTUK KEBUTUHAN BAHAN BAKU INDUSTRI


21 Maret 2018                                                                                    Sumber: Kompas.com

MENPERIN TEGASKAN IMPOR GARAM UNTUK KEBUTUHAN  BAHAN BAKU INDUSTRI
PRO:
Garam merupakan salah satu bahan baku pokok yang dibutuhkan untuk menunjang keberlanjutan produksi perusahaan manufaktur. Sektor manufaktur membutuhkan garam sebagai bahan bakunya telah beropasi cukup lama. Merujuk data kemenperin kebutuhan garam industry nasional tahun 2018 sekitar 3,7 juta ton. Dari data tersebut pemerintah menuturkan impor garam secara bertahap. Angka tersebut naik sekitar 22% dari tahun lalu yang hanya berkisar 450.000 ton.
Menurut pendapat kami, impor garam dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sektor industry terhadap komoditas garam. Hal ini  dikarenakan produksi garam nasional tidak mampu memenuhi kebutuhan garam untuk sektor industry. Dan petani mengalami gagal panen yang di sebabkan faktor cuaca. Seharusnya pemerintah mencari alternatife lain seperti memanfaatkan

Kamis, 22 Maret 2018

TANTANGAN DI ERA EKONOMI SERBA TEKNOLOGI 22 MARET 2018


TANTANGAN DI ERA EKONOMI SERBA TEKNOLOGI

PRO:
Di zaman modern ini, teknologi sangat berperan penting menunjang keberhasilan sebuah Negara dalam segala bidang misalnya dalam bidang ekonomi, perkembangan pesat sangat dirasakan seiring berjalanya waktu. Contohnya bisnis online, dengan adanya bisnis online lebih memudahkan pihak produsen dan konsumen dalam bertransaksi. Untuk pihak produsen meminimalisir  pengeluaran untuk pembukaan kantor cabang, sedangkan bagi pihak konsumen lebih banyak pilihan dalam memilih produk serta cakupan jual belinya bisa lebih luas lagi.
Teknologi dibutuhkan agar kita  bisa bersaing di ekonomi MEA. Indonesia sendiri termasuk pengguna internet terbanyak nomer 5 di dunia, dengan begitu bisa dikatakan Indonesia sudah siap berita informasi dalam persaingan perekonomian global agar bisa bersaing
KONTRA:
Kemajuan teknologi di zaman modern ini memang sangat berperan penting dalam kemajuan di segala bidang terutama di bidang ekonomi. Berbagai kelebihan dalam aspek teknologi memberikan kemudahan terutama soal efisiensi kerja. Namun melihat fakta yang ada di lapangan saat ini kemjuan teknologi belum dilakukan secara merata di setiap lini kehidupan. Masih banyak masyarakat Indonesia, khususnya di daerah yang jauh dari perkotaan masih gaptek dan tertinggal akan kemajuan teknologi. Sistem ekonomi yang telah berjalan masih dilakukian secara manual. Masyarakat Indonesia cenderung menggunakan sistem ekonomi tradisional dalam melaksanakan transaksi jual beli seperti jual beli sayuran dan daging. Hal ini jelas semua barang dapat diperjualbelikan secara online. Adanya ekonomi digital, dikhawatirkan menjadi peluang tindak criminal seperti penipuan. Semakin mudahnya transaksi dilakukan, modus kejahatan akan mempengaruhi keberlangsungan ekonomi yang ditunjang teknologi.
Sumber:CNN Indonesia




Hasil Diskusi Kelompok 14_Minggu 4 (Mei)

  HASIL DISKUSI KELOMPOK 14 19 Mei 2022 Topik : Pemerintah tetap mewajibkan penggunaan masker pada kondisi dan kelompok masyarakat tertent...