Rabu, 16 November 2016

September_REALISASI GOOD GOVERNANCEMELALUIPENGUATAN IMPLEMENTASI OPEN GOVERNMENTOLEH PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI



logo 2.png




ARTIKEL BULANAN KSPE


REALISASI GOOD GOVERNANCEMELALUIPENGUATAN IMPLEMENTASI OPEN GOVERNMENTOLEH PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI


Oleh.
M.SILAHUL.MU’MIN
NIM 150810101111

KSPE
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS JEMBER
2016
Indonesia telah mengalami reformasi struktural terkait sistem keterbukaan tata pemerintahan. Langkah perubahan tersebut sebagai konsekuensi penerapan Undang-Undang no 14 2008 tentang keterbukaan informasi publik. pemerintah melakukan komando kepada semua lembaga publik untuk bisa memberikan segala informasi kepada masyarakat. Masyarakat diberikan keleluasaan untuk mengakses info hasil dari kinerja lembaga publik untuk transparansi. Pemerintah Indonesia juga memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam pembuatan kebijakan bersama pemerintah. Kesempatan tersebut diberikan sesuai implementasi dari undang-undang no 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang mengharuskan semua unit lembaga pemerintahan menghadirkan warga negara dalam proses pembuatan terkait perencanaan pembangunan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Hal tersebut merupakan langkah nasional yang dilakukan pemerintah untuk mendukung adanya perubahan dalam sistem keterbukaan tata pemerintahan. Langkah – langah lain yang dilakukan pemerintah adalah melakukan promosi kepada publik untuk menunjukan nilai – nilai pemerintahn yang baik secara internasional.
            Ikut berpartisipasinya pemerintah Indonesia dalam Open Government Partnership dan diberi mandat sebagai co-chair OGPselama 2012-2014 merupakan bentuk inisiatif dari komitmen pemerintah kepada masyarakatnya untuk peningkatan akuntanbilitas, transparansi serta responsiilitas untuk penguatan sistem pemerintahan Indonesia termasuk didalamanya adanya tindakan melawan Korupsi , kolusi dan nepotisme (KKN). sebelumya pemerintah sudah sepakat membuat Rencana Aksi (Renaksi) Open Government Indonesia (OPI) untuk menjalankan komitmen implementasi program Open Government yang berlandaskan pada 3 pilar yaitu transparansi, pastisipasi, dan inovasi.Tahun 2012 merupakan periode pertama OGI dalam meluncurkan Rencana Aksi Indonesia. Sebagai masukan awal dari Renaksi tersebut telah diselenggarakan 31 kali FGD ( Forum Group Discussion) di berbagai wilayah seluruh Indonesia sebagai ajang sosialisasi untuk mengetahui ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap sebuah sistem keterbukaan dan apa harapan masyarakat kepada sistem pemerintahan yang tebuka. Fokus aksi OGI di tahun 2012 antara lain meningkatkan layanan publik, meningkatkan integritas aparatur pemerintah, serta manajemen sumber daya publik yang lebih efektif dan transparan.Open Government Indonesia dibentuk sebagai upaya mendorong peningkatan partisipasi publik dalam penguatan sinergi masyarakat dengan pemerintah untuk membantu pencapaian pelaksanaan pembangunan nasional. prioritas gerakan Open government Indonesiai adalah adanya konsolidasi dan kolaborasi antara masyarakat dengan pemerintah. Prinsip keterbukaan dengan dalih transparansi sistem pemerintahan bisa memberikan efek yang positif kepada masyarakat dan juga pemerintah dalam pelaksanaan rencana pembangunan Indonesia kedepanya.
Banyuwangi merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang mampu mengimplementasikan prinsip Open Governtment dengan baik. Wujud implementasi tersebut dibuktikan dengan kinerja dinamis pemerintah. Berbagai penghargaan nasionalpun telah di sematkan untuk Kabupaten Banyuwangi yang merupakan komitmen besar pemerintah daerah sebagai upaya untuk mewujudkan Good Governancemelalui Open Government. Banyak yang dilakukan oleh Pemerintah Banyuwangi untuk meningkatkan keterbukaan sistem pemerintah salah satunya melalui media pelayanan publik. saat ini sudah berdiri berbagai inovasi pelayanan publik di banyuwangi dan beberapa diantaranya telah mendapakan apresiasi langsung dari Asisten Deputi (Asdep) Pelayanan Publik Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB) Jeffry Erlan Muller. Menurut dia akses pelayanan publik di Banyuwangi merupakan salah satu contoh terbaik inovasi pelayanan pulik daerah khususnya yang berbasis teknologi informasi.
Pemerintah Banyuwangi telah mampu menciptakan pembaharuan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. tidak hanya perbaikan secara kualitas, tapi ada juga inovasi pelayanan publik yang memang dicetuskanseperti Pujasera atau Pergunakan Jamban sehat, Rakyat aman yang merupakan inovasi terkait gerakan bebas buang air besar di sungai , Bumilristi atau Pemburu Ibu Hamil Resiko Tinggi yang ditujukan untuk membantu menekan angka kematian Ibu hamil serta ada inovasi pelayanan publik yaitu Lahir procot, Pulang Bawa Akta yang merupakan sebuah inovasi pelayanan publik untuk mengatasi permasalahan mengenai pembuatan akta kelahiran. Pujasera menjadi salah satu program inovasi pelayanan publik pemkab banyuwangi yang mendapatkan penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik
Melalui pirnsip Open Government Pemerintah Banyuwangi mencoba mengimplementasikan tata kelolaGood Governance. Tepat tanggal 4 juli 2015 Pemerintah banyuwangi berhasilmeluncurkan sebuah kegiatan yang bertajuk “Kerja Sama Reformasi Birokrasi Berbasis Partisipasi Masyarakat Kabupaten Banyuwangi”. Kegiatan tersebut terbentuk atas kerja sama Pemerintah kabupaten Banyuwangi, Forum Komunikasi Organisasi MasyarakatSipil  untuk reformasi birokrasi Banyuwangi, dan GIZ-TRANSFORMASI. Menurut Bupati Banyuwangi , H.abdullah Azwar Anas reformasi birokrasi diharuskan berorientasi kepada masyarakat dan bukan lagi hanya mengenal kerja serta kinerja pemerintah. Oleh karena itu perlu partisipasi yang lebih besar lagi dari masyarakat dalam membantu mendorong peningkatan kemajuan kabupaten Banyuwangi.
Prinsip Open Government bukan hanya diinterpretasikan secara kinerja dari birokrasi pemerintah daerah oleh pemerintah kabupaten banyuwangi. Namun, terkait layanan publik juga dilakukan. Salah satunya adalah layanan publik yang ada di kantor Bupati Banyuwangi. Banyuwangi memiliki tempat khusus untuk setiap tamu yang datang ke Kantor Bupati Banyuwangi.Yakni sebuah lounge atau ruang tunggu pelayanan publik. lounge tersebut didesain sedemikian rupa hingga didalamnya ada empat layar komputer besar yang tersambung pada intenet . didalam komputer tersebut terdapat berbagai data seputar kinerjaSatuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun laporan APBD daerah yang bisa diakses dengan mudah. Dan didalamnya juga tersedia CCTV yang memantau sejumlah aktivitas di kantor pelayanan publik di seluruh Banyuwangi. Layanan publik tersebut mendapat apresiasi secara langsung oleh Menter Pendayagunaan Aparatur Negara  dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) Yuddi Crisnandi , sesaat setelah dia mengunjungi “Lounge” layanan publik di Banyuwangi.
Banyuwangi bisa dijadikan contoh oleh daerah lain terkait sistem kerja pemerintahan dan pelayanan publik yang akuntabel. Berbagai inovasi tata kelola pemerintahan yang telah disusun rapi menjadikan Banyuwangi mampu mencitpakan sistem transparansi dan akuntabilitas yang baik. Menurut Zarkasi selaku Pj Bupati Banyuwangi sebagai bentuk transparansi kinerja Pemerintah Daerah bahwasanya terkait perencanaan anggaran daerah hingga laporan pertanggung jawaban Pemkab banyuwangi sudah dilakukan secara online. Bahkan pemkab Banyuwangi sudah memiliki sistem e-VillageBudgeting atau penganggaran progres pemerintahan desa berbasis online yang diterapkan sejak 2015. Semua capaian tersebut merupakan upaya pemerintah Banyuwangi dalam mewujudkan Good Governance dengan integritasi struktur pemerintahan melalui penguatan implementasi Open Government.





DAFTAR PUSTAKA
Andriyasah, M,. 2016, Inovasi Pemkab Banyuwangi masuk nominator pelayanan public terbaik. http://banyuwangi.merdeka.com/info-banyuwangi/inovasi-pemkab-banyuwangi-masuk-nominator-pelayanan-publik-terbaik-160308m.html. [akses pada tanggal 17 September 2016]
Humas,. 2016,. Menpan dan RB Puji Inovasi Layanan Publik Banyuwangi. http://banyuwangikab.go.id/berita-daerah/menpan-dan-rb-puji-inovasi-layanan-publik-banyuwangi.html.  [akses pada tanggal 17 september 2016]
Wikipedia,. 2016,. Open Government Indonesia,. https://id.wikipedia.org/wiki/Open_Government_Indonesia. [akses pada tanggal 17 september 2016]

September_Gilikoma (Gerakan Cintai Lingkungan Kost Bersama)



Gilikoma (Gerakan Cintai Lingkungan Kost Bersama) :  Sinergi Puskesmas dan MasyarakatMewujudkan Lingkungan Kost SekitarKampus yang Sehatdan Nyaman : Studi Kasus Kost Wilayah Kampus
Universitas Jember

Fendi Indra Sujianto
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Jember


Kesehatan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam mempengaruhi kesehatan masyarakat. Ketidakseimbangan atau penurunan kualitas lingkungan menjadi persoalalan dalam mata rantai penyakit Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Hendrik L. Blomm, derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu lingkungan (45%), perilaku (35%),  pelayanan kesehatan (15%), dan keturunan (5%). Dari data tersebut dapat dilihat bahwa kualitas lingkungan menjadi posisi pertama yang mempengaruhi kesehatan dari masyarakat.
Menurut Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) kesehatan lingkungan merupakan suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya dalam mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia.Menurut Pasal 22 ayat (2) UU 23/1992, Sasaran dari pelaksanaan kesehatan lingkungan, yaitu :
1)      Tempat umum : hotel, terminal, pasar, pertokoan, dan usaha-usaha yang sejenis
2)       Lingkungan pemukiman : rumah tinggal, asrama atau yang sejenis
3)      Lingkungan kerja : perkantoran, kawasan industri atau yang sejenis
4)      Angkutan umum : kendaraan darat, laut dan udara yang digunakan untuk kepentingan  umum
5)       Lingkungan lainnya : misalnya yang bersifat khusus seperti lingkungan yang berada dalam keadaan darurat, bencana perpindahan penduduk secara besar2an, reaktor/tempat yang bersifat khusus.

Berdasarkan 5 sasaran dari pelaksanaan kesehatan lingkungan diatas, terdapat salah satu sasaran yang sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan manusia, yaitu lingkungan pemukiman. Dalam (UU RI No. /1992) dijelaskan bahwa pemukiman berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau hunian dan tempat kegiatan yang mendukung  kehidupan dan penghidupan. Salah satu bentuk pemukiman adalah kost kosan yang dekat dengan daerah pusat kegiatan, yaitu kampus.
            Semakin berkembanganya kualitas pendidikan, semakin tinggi pula kuantitas dari orang yang mengenyam pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya lulusan dari SMA yang melanjutkan pendidikannya ke Perguruan Tinggi. Setiap tahunnya ribuan mahasiswa baru dilantik. Salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Jawa Timur yaitu Universitas Jember pada tahun 2016 data Universitas menunjukkan bahwa pada tahun tersebut Universitas Jember melantik 6024 mahasiswa baru. Mahasiswa di Universitas Jember inipun kebanyakan dari luar daerah Jember, dan banyak juga dari luar provinsi Jawa timur. Maka dari itulah penyebabnya mahasiswa yang berasal dari luar Jember memerlukan kost sebagai tempat tinggal selama pendidikan berlangsung. Sehingga banyak sekali berkembang kawasan kost disekitar kampus.
            Letak strategis dengan kampus menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat sekitar. Lahan yang sempitpun menjadi berharga untuk dikembangkan dan dibangun sebagai kost-kosan.Besarnya jumlah mahasiswa menjadikan semakin padatnya kost yang dibagun, dan cenderung menggerombol di sekitar universitas tersebut.  Ditambah lagi banyaknya kost- kost dengan harga murah menjadi minat tersendiri bagi mahasiswa untuk menempatinya, namun karena harga yang murah tadi baik itu pihak yang menyewakan kost ataupun mahasiswa banyak yang mengabaikan aspek kesehatannya. Semakin Kepadatan ini menimbulkan banyak permasalahan di dalamnya, mulai dari kesehatan masyarakatnya termasuk mahasiswa, ataupun persediaan air bersih yang kurang. Menurut keterangan banyak sumber, yaitu mahasiswa, banyak sekali mahasiswa sekitar kampus tersebut yang sering terkena penyakit, mulai dari gatal-gatal, hepatitis, air yang keruh, air pdam yang sering tersumbat,  dan juga sampai penyakit demam berdarah juga ada mahasiswa yang pernh mengalami.
Sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup di kost-kostan sekitar kampus maka diperlukan peningkatan peran dan fungsi Puskespas sebagai komponen utama dalam pembangunan kualitas kesehatan lingkungan baik itu fisik maupun biologis demi mencapai derajad kesehatan masyarakat yang optimal. Gilikoma (Gerakan Cintai Lingkungan Kost Bersama) :Sinergi Puskesmas dan MasyarakatMewujudkan Lingkungan KostSekitarKampus yang Sehat  dan  nyaman   merupakan langkah inovatif untuk memperbaiki kondisi yang seperti ini. Sinergi masyarakat dan Puskesmas sangat diperlukan pada program ini terutama mahasiswa itu sendiri. Selain itu perlu juga dari dukungan pemerintah untuk menyukseskan program ini. Bentuk dari program ini mencakup 4 pilar, yaitu pengelolaan sampah, pengelolaan air, pengelolaan limbah rumah tangga, dan juga PHBS atau perilaku hidup bersih dari masyarakatnya. Program seperti ini harus menjadi program yang terencana dengan baik oleh puskesmas, karena fungsi puskesmas sendiri sebagai penggerak pembanguan yang berwawasan kesehatan. Maka dari itu sinergi Puskesmas dengan masyarakat, dan didukung oleh instansi atau lembaga pemerintah lain dapat dilihat dari bagan berikut :









 
















Gambar 1: Gilikoma, Sinergitas Puskesmas dan Masyarakat didukung dengan Pemerintah

Dari bagan diatas dapat dilihat bahwa 4 subjek tersebut mempunyai peran tersendiri yang nantinya peran tersebut berhubungan dengan peran lainnya, berikut adalah penjelasannya :
1)      Puskesmas
Peran Puskesmas disini adalah sebagai pihak yang mensosialisasikan mengenai mencakup 4 pilar, yaitu pengelolaan sampah, pengelolaan air, pengelolaan limbah rumah tangga, dan juga PHBS atau perilaku hidup bersih dari masyarakatnya yang dilihat dari aspek kesehatannya kepada masyarakat termasuk pemerintah lingkungan (RT/RW).
2)      Pemerintah lingkungan
Pemerintah lingungan yang dimasud disini adalah (RT/RW) yang membantu mengawasi proses berjalannya program ini ke masyarakat baik masyarakat non mahasiswa, ataupun mahasiswanya. Pengontrolan dapat dilakukan 1 minggu sekali tanpa pihak puskesmas ataupun dinas kesehatan. Sedangkan untuk pengontrolan bersama dengan pihak tersebut, untuk lebih efektifnya dalam jangka waktu 1 bulan sekali. Selain itu RT/RW berkewajiban mengadakan bersih lingkungan setiap satu minggu sekali, dan membuat jadwal mingguan bagi mahasiswa untuk bergilir mengikuti proses ini.
3)      Pemerintah Kabupaten
Pemerintah Kabupaten artinya bahwa terdapat instansi/lembaga yang diperlukan disini sebagai pendukung pihak dari puskesmas sendiri sebagai pemantau kegiatan baik itu sosialisas atupun saat program ini berjalan. Pihak yang dimasud disini adalah dari dinas kesehatan. Selain itu juga perlu dukungan dari PDAM sebagi penyuplai air bersih kost selain sumur yang sudah keruh, sebagai evaluasi pengelolaannya dari segi kesehatan ke pihak puskesmas dan dinas kesehatan. Untuk yang pengelolaan sampah dan limbah dibutuhkan kerjasama dengan dinas kebersihan sebagai pengelola sampah atau limbah rumah tangga dari masyarakat.
4)      Masyarakat non Mahasiswa
Setelah mengetahui pola perilaku hidup bersih (PHBS) maka dalam prosesnya diupayakan masyarakat sadar akan pentingnya kualitas kesehatan pemukiman kost yang baik. Pihak masyarakat non Mahasiswa ini juga termasuk penyedia penyewaan kost, sehingga juga sebagai bahan evaluasi untuk menciptakan kost yang bersih dan nyaman.
5)      Mahasiswa
Samahalnya dengan masyarakat non mahasiswa, mahasiswa disini harus sudah  mengetahui pola perilaku hidup bersih (PHBS) maka dalam prosesnya diupayakan masyarakat sadar akan pentingnya kualitas kesehatan pemukiman kost yang baik. Ataupun jika nanti diadakan bersih lingkungan setiap minggunya, mahasiswa tersebut bergilir untuk ikut membantu masyarakat dan RT/RW.
            Setelah melakukan program ini diharapkan fungsi puskesmas sebagai penggerak pembangunan yang berwawasan kesehatan dan juga pusat pemberdayaan masyarakat dapat tercapai dengan capaian output yang optimal, khususnya pada kesehatan lingkungan kost mahasiswa di sekitar kampus Universitas Jember       sehingga lingkungan tersebut sehat, dan nyaman untuk ditinggali.


Daftar Referensi

Mukti, Anggara. Dampak Kawasan Kost Mahasiswa Terhadap penurunan Kualitas Lingkungan Hidup. Universitas Negeri Malang (17 September 2016)

Universitas Sumatera Utara. Kesehatan Lingkungan. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/39026/4/Chapter%20ll.pdf(17 September 2016)



www.unej.ac.id

Rabu, 26 Oktober 2016

MATERI PPT TECHNICAL MEETING CEC 2016

Assallamualaikum Wr. Wb
Bagi finalis ataupun non finalis berikut materi berikut materi yang disampaikan pada acara Technical Meeting Ceer Essay Competition 2016 tanggal 23 Oktober 2016.




Materi PPT Technical Meeting silahkan diunduh melalui link dibawah ini : 

download via googledrive : PPT TM CEC 2016 23 Oktober 2016
download via mediafire     : PPT TM CEC 2016 23 Oktober 2016

Jangan lupa ya kehadirannya pada 29 Oktober 2016

Terimakasih
Wassalamualaikum Wr. Wb

Sabtu, 22 Oktober 2016

Pengumuman Penting CEC 2016

Pengumuman finalis Ceer Essay Competition 2016 tidak dilakukan melalui SMS, pengumuman hanya dilakukan melalui situs blog resmi Kelompok Studi Penelitian Ekonomi yaitu : kspefeunej.blogspot.co.id. jadi, apabila terdapat SMS yang mengatas namakan panitia Ceer Essay Competition 2016 terkait pengumuman finalis bisa langsung menghubungi CP: 081334052032


TTD 

Panitia Ceer Essay Competition 2016

Jumat, 21 Oktober 2016

Pengumuman 10 besar finalis CEC 2016

Kami mengucapkan selamat kepada peserta yang telah berhasil menjadi finalis Ceer Essay Competition (CEC) 2016, bagi yang belum lolos tetap semangat ya untuk terus berkarya.




Berikut kami lampirkan 10 Finalis yang lolos ke tahap presentasi. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.


Pengumuman dapat diunduh di link berikut :

via mediafire      : Pengumuman 10 besar finalis
via google drive : Pengumuman 10 besar finalis

Senin, 25 Juli 2016

CEER ESSAY COMPETITION 2016

CEER ESSAY COMPETITION 2016
TINGKAT UNIVERSITAS JEMBER




  klik brosur untuk memperbesar




     CEER Essay Competition (CEC) merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh Kelompok Studi Penelitian Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember. Pada tahun 2016 ini merupakan tahun kedua pelaksanaan CEC, sebelumnya telak sukses diadakan pada tahun 2015. Pada tahun 2016 ini CEC kembali dilaksanakan dengan :

I. TEMA
Tema “Pemanfaatan dan Pengembangan Potensi Kearifan Lokal.”

Sub Tema :
-          Bidang Ekonomi
-          Bidang Sosial Budaya
-          Bidang Pendidikan
-          Bidang Teknologi
-          Bidang Ketahanan Pangan
-          Bidang Kesehatan 

II. KETENTUAN – KETENTUAN
A.      KETENTUAN UMUM
1.    Peserta Lomba “CEER ESSAY COMPETITION (CEC) 2016” merupakan mahasiswa/i aktif  D3/S1 Universitas Jember yang dibuktikan dengan scan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). Bagi Mahasiswa Baru yang belum memiliki KTM bisa menggunakan Surat Keterangan Aktif Kuliah dari Fakultas masing-masing.
2.      Lomba bersifat individu (perorangan).
3.      Setiap peserta lomba hanya diperbolehkan mengirimkan 1 (satu) karya.
4.      Karya yang dikirimkan adalah karya asli (orisinil) dan belum pernah dipublikasikan ataupun diikutsertakan dalam lomba yang sejenis.

B.       KETENTUAN PENDAFTARAN
1.      Pendaftaran dan pengumpulan karya dimulai tanggal 1 Agustus – 30 September 2016.
2.      Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran dan lembar pernyataan orisinalitas yang dapat di unduh  melalui kspefeunej.blogspot.com.
3.    Biaya pendaftaran Rp. 35.000,- dibayarkan melalui rekening 0376526900 (BNI) a/n Arfin Nurul Aini atau bisa dilakukan secara langsung di sekretariat KSPE CEER, kompleks Ormawa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember.
4.  Setelah melalukan pembayaran, peserta wajib konfirmasi melalui sms ke CP. Heny (085852807671) dengan format CEC2016_Nama Peserta_Nama Fakultas_Tanggal Pembayaran.
      Contoh : CEC2016_Hom Ria Anjasari_FEB_23/6/2016
5.  Karya dikirim dalam bentuk Softfile dengan menyertakan dokumen-dokumen sebagai berikut: 
a.  Formulir pendaftaran yang telah diunduh di kspefeunej.blogspot.com dan diisi sesuai biodata peserta.
b.   Lembar pernyataan orisinalitas karya.
c.    Scan/foto KTM peserta sebanyak 1 lembar (jpeg).
d.   Scan/foto bukti pembayaran (jpeg).
6.  Naskah Essay dan Lembar Pernyataan Orisinalitas (dalam bentuk PDF), serta dokumen tambahan dikumpulkan dalam satu folder lalu dijadikan dalam bentuk .rar. Dengan format berkas CEC2016_Nama Peserta_Nama Fakultas_3 Kata Pertama Judul Essay. Kemudian berkas tersebut dikirim ke email UKM KSPE CEC (ceckspe.febunej@gmail.com) dengan subject email dan nama file sesuai format diatas.
7.      Pengiriman karya paling lambat tanggal 30 September 2016 pada pukul 23.59.
8. Pengumuman 10 besar Essay terbaik akan dimuat melalui blog UKM KSPE kspefeunej.blogspot.com dan Facebook CEC (fanspage) : CEER Essay Competition “Kelompok Studi Penelitian Ekonomi” tanggal 21 Oktober 2016.
9.      Semua peserta diwajibkan menghadiri Technical Meeting pada tanggal 22 Oktober 2016.
10.  Seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat dan harus diambil tanggal 29 Oktober 2016.
11.  Juara 1, 2 dan 3 merupakan peserta yang mendapatkan nilai akumulasi tertinggi dari seleksi tahap I (Naskah Essay) dan seleksi tahap II (Presentasi).
12.  Semua kecurangan dalam perlombaan ini akan berakibat pada diskualifikasi.
13.  Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat dan dapat dipertanggungjawabkan.

C.      KETENTUAN PENULISAN
1.      Naskah Essay yang dibuat harus relevan dengan tema yang diberikan.
2.   Naskah Essay merupakan karya asli (orisinil) dan bukan merupakan karya terjemahan ataupun saduran.
3.    Naskah Essay belum pernah diikutsertakan dalam lomba yang sejenis dan atau dipublikasikan di media massa/cetak dan elektronik.
4.      Naskah tidak mengandung unsur SARA.
5.      Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan EYD.
6.      Naskah diketik dengan menggunakan ketentuan :
      Font   : Times New Roman
      Size    : 12, spasi 1,5
     Margin : atas (4cm), kiri (4cm), bawah (3cm), kanan (3cm), dengan jumlah naskah minimal halaman dan maksimal 10 halaman.

III. HADIAH DAN PENGHARGAAN LOMBA ESAI
Juara 1     : Uang Pembinaan + Trophy + Sertifikat
Juara 2     : Uang Pembinaan + Trophy + Sertifikat
Juara 3     : Uang Pembinaan + Trophy + Sertifikat

       Silahkan unduh form pendaftaran, lembar pernyataan orisinalitas, petunjuk pelaksanaan dan    teknis melalui laman dibawah ini :

download : via ziddu

download : via mediafire



Contact Person
Heny        : 085852807671
Iir             : 081334052032

Hasil Diskusi Kelompok 14_Minggu 4 (Mei)

  HASIL DISKUSI KELOMPOK 14 19 Mei 2022 Topik : Pemerintah tetap mewajibkan penggunaan masker pada kondisi dan kelompok masyarakat tertent...